Aceh Islamic Tourism

Lamreh, Tebing Indah Dengan Tanjung Ujung Kelindu

   News & Event   


Tebing Lamreh
Tebing Lamreh

Jalan-jalan ke tempat baru, selalu saja membuat mata terpana akan keindahan alamnya. Hemm, betapa tidak, Alam Indonesia begitu indah dan mempesona. Lamreh adalah salah satu desa yang berada di Aceh Besar. Bahkan bukan hanya ada satu desa Lamreh di Aceh Besar, setidaknya ada beberapa desa yang sama namun berada di kecamatan berbeda.

Kali ini saya akan berbicara tentang keindahan Lamreh yang ada di kecamatan Krueng Raya, tepatnya tidak sekitar 1 km dari pelabuhan Malahayati, Aceh Besar, Pesona yang dipancarkan membuat ramai pengenjung yang datang kesini, meskipun rute yang harus di tempuh tidaklah mudah.

Sebenarnya apa sih yang menarik di Lamreh?? Hemm, tenang saja kita Anda sudah mengunjunginya anda akan terkagum-kagum dengan keindahan alamnya. Di lamreh ada sebuah tebing yang di terkenal dengan nama tebing Lamreh, yang tentunya sesuai dengan nama desa tempat tebing ini berada. Selain ada tebing tentunya ada tanjung juga dong, nama tanjungnya adalah Ujung Kelindu. Pesona pemandangan di sini, Indah dan seindah indahnya. Bahkan ketika Anda tiba di tempat ini, Anda akan segera mengeluarkan peralatan untuk mengabadikan moment terindah.

Tidak jauh dari Lamreh ada terdapat sebuah pantai yang cukup terkenal juga di Aceh Besar. Pantai Pasir Putih yang bisa di lihat langsung dari arah kanan. Di sebelah kiri tidak kalah menarik juga, terdapat sebuah pulau kecil yang bernama Amat Ramanyang. Pulau Amat Ramanyang ini memiliki kisah tersendiri lho. Amat Ramanyang sendiri adalah sebuah kisah dongeng yang sangat terkenal di Aceh Besar.

Amat Ramanyang sendiri adalah seorang pemuda yang pergi merantau dan meninggalakn ibunya yang hidup sendiri di kampungnya. Bahkan ketika si Amat ini kembali dengan sukses yang luar biasa, dia merasa malu mengakui kalau ia masih memiliki seorang Ibu. Karena tidak di anggap Ibu, si Ibu mendoakan anaknya, dan jadilah kapal Amat Ramanyang menjadi BATU.

Kisah Amat Ramanyang tidak terlalu jauh dari kisah Malin Kundang yang ada di Sumatra Barat. Bahkan kini pulau kecil yang berada di desa Lamreh tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Jika menilik lebih jauh lagi, Kita akan melihat pulau besar yang juga sangat terkenal di Aceh. Pulau Sabang, yang kaya akan tempat keindahan yang eksotik.

Namun rute yang harus ditempuh untuk menuju Bukit Lamreh ini lumayan jauh, setidaknya Bukit ini berada 33 KM dari Kota Banda Aceh. Untuk menuju ke Bukit ini, butuh perjalanan sekitar 30-50 menit perjalanan. Lumayan jauh kan.??

Selain itu jalan masuk untuk menuju Bukit terntunya tidak beraspal seperti Jalan masuk menuju Pantai Pasir Putih. Di sini kita akan mengikuti rute jalan yang sudah ada di bukit karang. Karena bukit-bukit di sini banyak terdapat karangnya. Bahkan tumbuh-tumbuhan  tumbuh sangat jarang. Tumbuhan yang mendominasi di sini adalah tumbuhan Jomblang atau dalam bahasa aceh diseebut dengan Jambe Kleng (Jambu Hitam). Jika sedang musim berbuah, Anda bisa merasakan sendiri akan buah Jomblang tersebut dengan sensasi memetik langsung dipohonnya.

Tempat ini semakin naik daun setelah Putri Indonesia 2005, Nadine Chandrawinata mengujungi tempat yang memposona akan keindahan alam ini. Bahkan beberapa waktu yang lalu saya juga mengirim cerita perjalana menuju ke Tebing Lamreh di situs travel.detik.com disini. Karena tempat indah itu akan selalu menarik untuk diceritakan.

Selain itu yang menarik ditempat ini juga terdapat sebuah lubang pengintah Jepang pada masa Perang Duni II. Lubang pengintai ini menghadap kearah laut, sedangkan diatasnya terdapat lubang udara. Namun beberapa sumber mengatakan bahwa pintu masuk ke lubang pengintai tersebut sudah tertutup oleh semak-semak dan ranting-ranting pohon di atas bukit Lamreh.(jakwet-wet.blogspot.com)

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *