Aceh Islamic Tourism

Aceh dan Pulau Pinang Akan Hidupkan Lagi Transportasi Laut

   News & Event   


kapal penyeberanganJakarta. Dalam rangka meningkatkan hubungan dan kerja sama antara Indonesia (khususnya Aceh) dan Malaysia (khususnya Pulau Pinang), Gubernur Aceh Zaini Abdullah melakukan kunjungan balasan kepada Yang Dipertua Negeri Pulau Pinang Tun Seri Dato” Haji Abdul Rahman bin Haji Abbas.

Pertemuan kedua delegasi yang berlangsung pada 6 April 2015 telah membahas dan mengidentifikasi sektor kerja sama yang perlu ditingkatkan, utamanya di bidang ekonomi berupa rencana penghidupan/pengaktifan kembali transportasi laut Aceh-Pulau Pinang PP yang terjadwal secara rutin, menggunakan kapal besi dan berstandar internasional, berasuransi, serta kegiatan perdagangan sesuai ketentuan yang berlaku di kedua negara.

Mengutip siaran tertulis Konsulat Jenderal RI di Penang, Kamis (9/4), pembukaan kembali pelayaran langsung Aceh-Pulau Pinang PP tersebut nantinya diharapkan dapat menghidupkan kembali hubungan ekonomi antara kedua daerah yang mempunyai kedekatan geografis, etnis, budaya, dan sejarah.

Bukti-bukti kehadiran Aceh di Pulau Pinang pada masa lampau seperti Masjid Lebuh Aceh, Kampung Pantai Aceh, Sungai Aceh, serta keharuman nama-nama seperti P Ramlee, putra dari Teuku Nyak Putih, diharapkan ikut mendorong realisasi upaya peningkatan kerja sama ekonomi.

Aceh mempunyai potensi yang besar untuk memasok barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat Pulau Pinang dan sebaliknya. Posisi strategis Penang sebagai hub ekonomi dan perdagangan bagi wilayah Utara Malaysia dan Thailand Selatan, serta pintu perdagangan dengan kawasan Asia Timur, dapat dimanfaatkan untuk membantu pengembangan perekonomian Aceh.(medan bisnis)

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *