
Nanggroe Aceh Darusalam (Aceh) merupakan salah satu daerah di Nusantara yang masyarakatnya bersifat multietnis. Di daerah ini terdapat 8 sub etnis yaitu Aceh, Alas,Aneuk jame, Gayo, Kluet, Simeulu, Singkil, dan Tamiang. Kedelapan sub etnis tersebut mempunyai sejarah asal usul dan budaya yang sangat berbeda antar satu sub etnis dengan sub etnis lainnya.Sehinga,pada akhirnya budaya yang ada di Aceh sangat kaya. Misalnya menurut sejarahnya,sub etnis Aneuk Jame merupakan pendatang yang berasal Sumatera Barat (etnis Minangkabau), Sehingga budaya sub etnis Aneuk Jame mempunyai kemiripan dengan budaya etnis minangkabau.
Aceh yang berdiri pada 7 Desember 1956 dengan dasar hukum UU 24/1956, beribukota di Banda Aceh. Provinsi ini memiliki Luas wilayah 57.365,57 km? (2,88% luas Indonesia) di posisi 2° – 6° Lintang Utara dan 95° – 98° Bujur Timur, yang terdiri atas kawasan hutan lindung 26.440,81 Km?, kawasan hutan budidaya 30.924,76 Km? dan ekosistem Gunung Leuser seluas 17.900 Km?, dengan puncak tertinggi pada 4.446 m diatas permukaan laut. Perbatasan sebelah utara dengan Laut Andaman, sebelah timur dengan Selat Melaka, sebelah selatan dengan Provinsi Sumatera Utara, sebelah barat dengan Samudra Hindia. Daerah Melingkupi : 119 Pulau, 35 Gunung, 73 Sungai. Banyaknya Dati II : 21 Kabupaten. Banyaknya Kecamatan : 228, Mukim : 642, Kelurahan : 111 dan Desa : 5947.

Banda Aceh adalah bandar terbesar yang dimiliki selain Sabang, Lhokseumawe dan Langsa. Wilayah hutan terdiri dari Hutan Tetap (3.282.000 ha), Hutan Produksi (188.000 ha), serta Hutan Lindung (26.440,81). Flora dan Fauna yang menjadi identitas daerah diantaranya, Flora: Bungong Jeumpa (michelia champaca), Fauna: Cicimpala Kuning (Copsychus Pyrropygus).
Penduduk Aceh yang berjumlah 3.415.393 jiwa (sensus 1990) diisi dengan masyarakat multietnis: Aceh, Gayo, Alas, Tamiang, Simeulue, Kluet, Aneuk Jamee, dan Singkil. Penduduk Aceh juga sering disebutkan merupakan keturunan berbagai kaum dan bangsa. Seperti halnya kata ACEH sering diidentikkan dengan kepanjangan dari ARAB, CINA, EROPAH, HINDIA. Memang secara fisik menunjukkan ciri-ciri orang Arab, India, Eropah dan Cina. Dikatakan orang-orang Aceh masuk dari Semenanjung Malaysia, Cham, Cochim China dan Kamboja. Keturunan Eropah dapat dijumpai di Aceh Jaya, beragama islam yang merupakan keturunan Portugis. Suku Alas di Aceh Tenggara. Suku Tamiang di Aceh Tamiang. Suku Gayo di Aceh Tengah, sebahagian di Aceh Timur, Bener Meriah dan Gayo Lues. Suku Aneuk Jamee di Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya serta Kluet di Aceh Selatan dan orang Simeulue di Pulau Simeulu.
Read the rest of this entry »